Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Awal baru
dimulai
semangat masih berkobar tinggi
tapi, apalah daya mahasiswa yang hanya mengikuti kata orang tuanya
perjuangan semuanya sia-sia tanpa restunya.
Dengan beban
yang harus lulus tepat waktu, harus membuatku mundar-mandir sana-sini sibuk
mengerjakan tugas dan masuk kuliah full days setiap hari.
Melihat perekonomian keluarga yang semakin memburuk, mau tak mau harus
kutinggal semua perjuanganku sebagai mahasiswa. Sebab waktuku hanya habis
dengan segala teori yang harus kulahap setiap hari diperguruan tinggi, tapi
tidak dengan hal yang selalu kukejar yaitu, ilmu pengetahuan nondik.
Karena sistem
pendidikan diperguruan tinggi saat ini, mengharuskan kita dengan jam kuliah
yang padat, tugas yang terus-menerus membanjiri dan belum lagi kuis, uts, uas
yang akan menanti.
Yang membuat para mahasiswanya tak ada waktu lagi untuk menyisipkan
kegiatan-kegiatan nondik (luar kampus) yang sebenarnya akan lebih berpengaruh
dalam pembentukan cara berpikirnya dan juga memperluas network (jaringan kenalan)
yang nantinya akan lebih berguna untuk membangun masa depannya.
Lulus tepat waktu itu penting dan juga akan membanggakan orang tua, tetapi semua itu hanya akan sia-sia jika kita hanya menjadi sarjana yang hanya mengharap secuil upah diperusahaan dan juga uang pensiun yang tak seberapa.
Sekian dari saya. Wassalam.
Menata ulang kesalahan, keburukan, dan hal-hal yang kurang
baik dikejadian sebelum-sebelumnya.
Makhluk hidup ciptaan Tuhan, manusia
seperti aku ini dalam bentuk wujud fisik banyak didunia ini.
Tetapi aku meyakini Allah SWT menciptakan manusia berbeda-beda dalam bentuk
prisma pemikirannya.
So, tak ada yang sama.
Ketika kita mendapati masalah, bukan
kita melihat atau membandingkannya dengan orang lain untuk menyelesaikan
masalahnya tetapi lihatlah diri kita sendiri. Apa yang salah dari diri kita?
“Berusaha lah menjadi dirimu yang lebih baik dari sebelumnya, jangan berusaha
menjadi lebih baik dari orang lain”.
Tak ada gunanya bagimu iri jika melihat orang lain sukses,
itu hanya akan menambah dosamu saja.
Tidak ada motivasi yang lebih baik
melainkan berkaca pada diri sendiri, sebab. Susah dan senang hanya dirimu
sendiri yang merasakannya.
Gali potensi diri, asah bakat dari dini. Itulah diri kita yang sebenarnya, yang akan membawa kita ke kesuksesan.
Jadilah dirimu sendiri!
Hidup ini seperti berlayar, pelaut.
Tak ada pilihan. Mau tak mau badai harus dilalui, tapi ingat. Setelah badai selalu ada hal yang indah, yaitu pelangi.
Semoga sukses selalu, Wassalam.
Semangat
yang membara didalam diri untuk sukses, masih tetap bergelora. Tak ada hal yang
bisa dilakukan selain doa dan usaha.
Ratusan bahkan ribuan rencana telah dirancang tapi tak kunjung satu pun di
implementasikan. Itulah kalimat yang tepat melihat fakta kehidupanku sekarang,
padahal jika melihat umurku yang masih baru beranjak 21 tahun bukan hal yang
menjadi ketakutakan ketika gagal dalam mencoba.
Satu hal dalam bekerja ketika muda “bekerjalah untuk belajar ketika masih muda, bukan untuk mendapat uang” begitulah kata pepatah yang selalu saya ingat.
Biarkan imajinasi dan pikiranmu memunculkan ide-ide terbaik untuk memberikan manfaat bagi orang lain, sebab tak ada hidup yang lebih baik selain bermanfaat bagi orang lain. Hidup didunia yang bisa mengantarkan kita ke kehidupan yang sebenarnya, yaitu yang disebut surga.
Setiap hari, disetiap malam aku selalu menyempatkan waktu untuk merenung walau hanya 1 menit. Untuk mengkoreksi diri dari hari yang sudah dilewati seharian, apa-apa saja point yang akan menjadi perbaikan diri untuk kedepan nya. Itu selalu aku lakukan disetiap malam.
Jika
terkadang aku lagi disuatu tempat yang susah untuk mendapat signal, aku tetap
mencurahkan bias dari pikiran-pikiran ku dengan kata-kata disebuah buku. Bahkan
lama sebelum aku memulai menulis dilaman web ini, aku sudah mulai menulis
tetapi hanya dibuku saja. Dan mulai sekarang kuberani kan diri untuk menulis
diranah publik, siap dengan segala hujatan netizen-netizen.
Pesan buat para netizen “karya terbaik akan menemukan pengagumnya sendiri”.
Wassalam.
Kenapa aku memilih kata berdistraksi?
Kondisi ketika kamu berbicara dengan dirimu sendiri di dalam pikiranmu dan tentu saja hanya dirimu sendiri yang mengetahui. Dalam Bahasa Indonesia, hal ini juga disebut, Berdistraksi.
Itu alasannya kenapa aku memilih kata berdistraksi, karena tulisan-tulisan yang ada disini nantinya, adalah bias dari pembicaraan dengan diriku sendiri didalam pikiranku.
Mungkin akan banyak hal yang akan terungkap disini nantinya, dan dengan karakter yang kuat dari bias nya pikiran dan diri sendiri akan dicurahkan dilaman web ini.
Dan pembukaan aku akhiri sampai disini dulu, Wasalam.
This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.