Merancang Pondasi

Semangat yang membara didalam diri untuk sukses, masih tetap bergelora. Tak ada hal yang bisa dilakukan selain doa dan usaha.
Ratusan bahkan ribuan rencana telah dirancang tapi tak kunjung satu pun di implementasikan. Itulah kalimat yang tepat melihat fakta kehidupanku sekarang, padahal jika melihat umurku yang masih baru beranjak 21 tahun bukan hal yang menjadi ketakutakan ketika gagal dalam mencoba.

Satu hal dalam bekerja ketika muda “bekerjalah untuk belajar ketika masih muda, bukan untuk mendapat uang” begitulah kata pepatah yang selalu saya ingat.

Biarkan imajinasi dan pikiranmu memunculkan ide-ide terbaik untuk memberikan manfaat bagi orang lain, sebab tak ada hidup yang lebih baik selain bermanfaat bagi orang lain. Hidup didunia yang bisa mengantarkan kita ke kehidupan yang sebenarnya, yaitu yang disebut surga.

Setiap hari, disetiap malam aku selalu menyempatkan waktu untuk merenung walau hanya 1 menit. Untuk mengkoreksi diri dari hari yang sudah dilewati seharian, apa-apa saja point yang akan menjadi perbaikan diri untuk kedepan nya. Itu selalu aku lakukan disetiap malam.

Jika terkadang aku lagi disuatu tempat yang susah untuk mendapat signal, aku tetap mencurahkan bias dari pikiran-pikiran ku dengan kata-kata disebuah buku. Bahkan lama sebelum aku memulai menulis dilaman web ini, aku sudah mulai menulis tetapi hanya dibuku saja. Dan mulai sekarang kuberani kan diri untuk menulis diranah publik, siap dengan segala hujatan netizen-netizen.
Pesan buat para netizen “karya terbaik akan menemukan pengagumnya sendiri”.

Wassalam.

Diterbitkan oleh Ahdadalwi Barus

Hanya ingin menulis kata-kata yang tak terucap oleh lisan (mulut)

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai